<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ikhwansoul - [ Menjalin Silahturrahmi Seindah Pelangi ]</title>
	<atom:link href="http://ikhwansoul.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ikhwansoul.wordpress.com</link>
	<description>Menjalin Silahturrahmi Seindah Pelangi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Oct 2009 04:30:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ikhwansoul.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/21e816cadd3aa913a43b5c8d648ef646?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>ikhwansoul - [ Menjalin Silahturrahmi Seindah Pelangi ]</title>
		<link>http://ikhwansoul.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ikhwansoul.wordpress.com/osd.xml" title="ikhwansoul - [ Menjalin Silahturrahmi Seindah Pelangi ]" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ikhwansoul.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Akhwat Sejati</title>
		<link>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/29/akhwat-sejati/</link>
		<comments>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/29/akhwat-sejati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 04:30:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwansoul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nikah]]></category>
		<category><![CDATA[Akhwat]]></category>
		<category><![CDATA[Ta'aruf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwansoul.wordpress.com/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[Akhwat sejati bukanlah dilihat dari wajahnya yang manis dan menawan, tetapi dari kasih sayangnya pada karib kerabat dan orang disekitarnya. Pantang baginya mengumbar aurat, dan memamerkannya kepada siapapun, kecuali pada mahramnya. Dia senantiasa menguatkan iltizam dan azzam-nya dalam ber-ghadul bashar dan menjaga kemuliaan diri, keluarga serta agamanya. Akhwat sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lembut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=219&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhwat sejati bukanlah dilihat dari wajahnya yang manis dan menawan, tetapi dari kasih sayangnya pada karib kerabat dan orang disekitarnya. Pantang baginya mengumbar aurat, dan memamerkannya kepada siapapun, kecuali pada mahramnya. Dia senantiasa menguatkan iltizam dan azzam-nya dalam ber-ghadul bashar dan menjaga kemuliaan diri, keluarga serta agamanya.</p>
<p>Akhwat sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lembut dan mempesona, tetapi dari lembut dan tegasnya tutur dalam mengatakan kebenaran. Dia yang senantiasa menjaga lisan dari ghibah dan namimah. Pantang baginya membuka aib saudaranya. Dia yang memahami dan merasakan betul bahwa Allah swt senantiasa mengawasi segala tindak-tanduknya.<br />
<span id="more-219"></span><br />
Akhwat sejati bukanlah dilihat dari liuk gemulainya kala ia berjalan, tetapi dari sikap bijaknya memahami keadaan dan persoalan-persoalan. Dia yang senantiasa bersikap tulus dalam membina persahabatan dengan siapapun, dimanapun dirinya berada. Tak ada perbendaharaan kata “cemburu buta” dalam kamus kehidupannya. Dia senantiasa merasa cukup dengan apa yang Allah swt anugerahkan untuknya, juga atas nafkah yang diberikan sang suami kepadanya. Tak pernah menuntut apa-apa yang tidak ada kemampuan pada sang qowwam di tengah keluarga. Sabar adalah aura yang terpancar dari wajahnya. Sifat tawadhu’ adalah pakaian yang senantiasa dia pakai sepanjang perguliran zaman.</p>
<p>Akhwat sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia menghormati dan menyayangi orang-orang ditempat kerja (wajihah dakwah), tetapi dari tatacaranya menghormati dan menyayangi siapapun dan dimanapun tanpa memandang status yang disandangnya. Dia yang dilihat menyejukkan mata dan meredupkan api amarah. Baitii jannatii selalu berusaha ia ciptakan dalam alur kehidupan rumah tangga. Totalitas dalam menyokong dakwah suami dan berdarmabakti mengurus generasi penerus yang berjiwa Rabbani</p>
<p><strong>akhwat sejati</strong><strong></p>
<p>Akhwat sejati bukanlah dilihat dari banyaknya ikhwan yang memuji dan menaruh hati padanya, tetapi dilihat dari kesungguhannya dalam berbakti dan mencintai Allah dan Rasulullah. Dia yang selalu menghindari sesuatu yang syubhat terlebih hal-hal yang diharamkan-Nya.</p>
<p>Akhwat sejati bukanlah dilihat dari pandainya dia merayu dan banyaknya airmata yang menitik, tetapi dari ketabahannya menghadapi liku-liku kehidupan. Pancaran kasih sayang melesat tajam dari tiap nada bicara yang keluar dari bibirnya. Dia yang memiliki perasaan yang tajam untuk selalu berbuat ihsan kala ditempat umum maupun kala sendiri.</p>
<p>Akhwat sejati bukanlah dilihat dari merdunya suara kala bertilawah Qur’an dan banyaknya hadits yang ia hafal, tetapi dari keteguhan dan konsistennya mengamalkan kandungan keduanya. Dia selalu berusaha mengajarkan pada yang belum memahaminya. Al-Qur’an dan As-Sunnah dijadikannya sebagai suluh penerang serta pijakan dalam menelusuri lorong-lorong gelap kehidupan.</p>
<p>Akhwat sejati bukanlah dilihat dari tingginya gelar yang disandangnya serta luasnya wawasan ataupun lincahnya ia bergerak, tetapi tingginya ghirah untuk menuntut ilmu dan mengamalkan syariat secara murni dan berkesinambungan. Ilmu yang bermanfaat adalah tongkat yang ia pegang.</p>
<p><strong>Menjadi akhwat sejati,</strong></strong><br />
niscaya akan membuat iri dan cemburu para bidadari,<br />
menjadi dambaan bagi mereka para insan berjiwa Rabbani,<br />
menjadi dambaan bagi mereka para pemilik ruh dakwah dan jihadiyah,<br />
serta para hamba Allah yang tidak tertipu oleh gemerlapnya dunia yang semu…….</p>
<p><strong>Menjadi Akhwat sejati,</strong><br />
Seperti yang dicontohkan oleh khadijah, Aisyah, Hafsah, Maimunah, Shafiyah, Fathimah Az Zahra, dan para shahabiyah radiyallohu’anha ajma’in</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwansoul.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwansoul.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwansoul.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwansoul.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwansoul.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwansoul.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwansoul.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwansoul.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwansoul.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwansoul.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwansoul.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwansoul.wordpress.com/219/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwansoul.wordpress.com/219/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwansoul.wordpress.com/219/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=219&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/29/akhwat-sejati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40d47609a579ca32aa18811e291916cf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwansoul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DOA PARA AKHWAT UNTUK CALON SUAMINYA</title>
		<link>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/26/doa-para-akhwat-untuk-calon-suaminya/</link>
		<comments>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/26/doa-para-akhwat-untuk-calon-suaminya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 04:12:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwansoul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Akhwat]]></category>
		<category><![CDATA[Ikhwan]]></category>
		<category><![CDATA[Suami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwansoul.wordpress.com/?p=210</guid>
		<description><![CDATA[Assalamualaikum kanda yang kuimpikan, Bagaimana kabarmu hari ini? sudahkah kau basuh wajahmu dengan sucinya air wudhu, yang membuat wajah bersahajamu diliputi cahaya? Sudahkah malam tadi kau habiskan sepertiganya dengan bermunajat kepada-Nya? Sudahkah kau bulatkan azzammu untuk istiqomah melangkah di jalan-Nya? Kanda… Tegakkan bahumu, sempurnakan semangatmu, penuhi dadamu dengan nama-Nya, jemputlah rizqimu dengan sungguh-sungguh. Aku mengantarmu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=210&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://ikhwansoul.files.wordpress.com/2009/10/akhwat-sejati.jpg?w=468" alt="akhwat sejati" title="akhwat sejati"   class="alignleft size-full wp-image-211" /><em>Assalamualaikum kanda yang kuimpikan,</em></p>
<p>Bagaimana kabarmu hari ini? sudahkah kau basuh wajahmu dengan sucinya air wudhu, yang membuat wajah bersahajamu diliputi cahaya? Sudahkah malam tadi kau habiskan sepertiganya dengan bermunajat kepada-Nya? Sudahkah kau bulatkan azzammu untuk istiqomah melangkah di jalan-Nya?</p>
<p>Kanda…<br />
Tegakkan bahumu, sempurnakan semangatmu, penuhi dadamu dengan nama-Nya, jemputlah rizqimu dengan sungguh-sungguh. Aku mengantarmu dengan selempang doa yang tersampir di bahu angin. Semoga hari ini Allah melimpahkan keberkahan di setiap tarikan nafasmu. Penuhi pundi-pundi amalmu dengan kebaikan, jangan sisakan sedikitpun waktumu dalam kesia-siaan.<br />
<span id="more-210"></span><br />
Malam nanti, aku kembali menunggumu dalam hening doa-doaku. Sandarkan hatimu pada-Nya, agar Ia memberimu kekuatan. Semoga esok hari, kau tak lagi ragu untuk segera menjemputku, menemani hari-harimu.</p>
<p>Siapapun engkau, di manapun berada, semoga Allah menjagamu, hingga tiba waktunya perjuangan panjangmu tak lagi sendiri. Maka, kukuhkanlah kembali semangatmu. Semoga esok hari, kau tak lagi ragu untuk hadir menjemputku.</p>
<p>Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.</p>
<p>Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.</p>
<p>Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.</p>
<p>Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwansoul.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwansoul.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwansoul.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwansoul.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwansoul.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwansoul.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwansoul.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwansoul.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwansoul.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwansoul.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwansoul.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwansoul.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwansoul.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwansoul.wordpress.com/210/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=210&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/26/doa-para-akhwat-untuk-calon-suaminya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40d47609a579ca32aa18811e291916cf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwansoul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ikhwansoul.files.wordpress.com/2009/10/akhwat-sejati.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">akhwat sejati</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DOA PARA IKHWAN UNTUK CALON ISTRINYA</title>
		<link>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/25/doa-para-ikhwan-untuk-calon-istrinya/</link>
		<comments>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/25/doa-para-ikhwan-untuk-calon-istrinya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 04:19:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwansoul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Akhwat]]></category>
		<category><![CDATA[Ikhwan]]></category>
		<category><![CDATA[Nikah]]></category>
		<category><![CDATA[Ta'aruf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwansoul.wordpress.com/?p=214</guid>
		<description><![CDATA[assallamualaikum sallammun qaullan rabbi arrahhim….^_^ Inilah goresan pena dari sang ikhwan (ana) yang mendambakan akhwat sholehah, yang bisa bersama untuk mencintai Mu Ya Robbi dan mencintai Muhammad Shalallahu’alaihi wassalam. Yaa……Rabbi…….. Aku berdoa untuk seorang akhwat yang akan menjadi bagian dari hidupku Seseorang yang sangat mencintaiMu lebih dari segala sesuatu Seorang yang akan meletakkanku pada posisi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=214&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://ikhwansoul.files.wordpress.com/2009/10/ikhwan.jpg?w=468" alt="ikhwan" title="ikhwan"   class="alignleft size-full wp-image-215" /><em>assallamualaikum sallammun qaullan rabbi arrahhim….^_^</em></p>
<p>Inilah goresan pena dari sang ikhwan (ana) yang mendambakan akhwat sholehah, yang bisa bersama untuk mencintai Mu Ya Robbi dan mencintai Muhammad Shalallahu’alaihi wassalam.</p>
<p>Yaa……Rabbi……..<br />
Aku berdoa untuk seorang akhwat yang akan menjadi bagian dari hidupku<br />
Seseorang yang sangat mencintaiMu lebih dari segala sesuatu<br />
Seorang yang akan meletakkanku pada posisi di hatinya setelah Engkau dan Muhammad shallahu’alaihiwasalam<br />
Seseorang yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk-Mu dan orang lain</p>
<p>Wajah, fisik, status atau harta tidaklah penting<br />
Yang terpenting adalah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau<br />
Dan berusaha menjadikan sifat-sifat baikMu ada pada pribadinya<br />
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup<br />
Sehingga hidupnya tidak sia-sia<br />
<span id="more-214"></span><br />
Seseorang yang memiliki hati yang bijak, tidak hanya otak yang cerdas<br />
Seseorang yang tidak hanya mencintaiku, tapi juga menghormatiku<br />
Seorang yang tidak hanya memujaku, tetapi juga dapat menasehatiku<br />
Seseorang yang mencintaiku bukan karena fisikku, hartaku atau statusku tapi karena Engkau</p>
<p>Seorang yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi<br />
Seseorang yang membuatku merasa sebagai lelaki shalehah ketika aku berada di sisinya<br />
Seseorang yang bisa menjadi asisten sang nahkoda kapal<br />
Seseorang yang bisa menjadi penuntun kenakalan balita yang nakal<br />
Seseorang yang bisa menjadi penawar bisa<br />
Seseorang yang sabar mengingatkan saat diriku lancang</p>
<p>Ya..Rabbi……<br />
Aku tak meminta seseorang yang sempurna<br />
Hingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu<br />
Seseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya<br />
Seorang yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya<br />
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya<br />
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya lebih hidup</p>
<p>Aku tidak mengharap dia semulia Fatimah Radhiyallahuanha, tidak setaqwa Aisyah Radhiyallahuanha ,Pun tidak secantik Zainab Radhiyallahuanha, apalagi sekaya Khodijah Radhiyallahuanha.<br />
Aku hanya mengharap seorang akhwat akhir zaman,<br />
Yang punya cita-cita mengikuti jejak mereka,<br />
Membangun keturunan yang sholeh,<br />
Membangun peradaban,<br />
dan membuat Rasulullah shallahu’alaihiwasalam bangga di akhirat</p>
<p>Karena aku sadar aku bukanlah<br />
orang yang semulia abu baker Radhiyallahu,<br />
Atau setaqwa umar Radhiyallahu, pun setabah Ustman Radhiyallahu,<br />
Ataupun sekaya Abdurrahman bin auf Radhiyallahu, setegar zaid Radhiyallahu<br />
Juga segagah Ali Radhiyallahu, apalagi setampan usamah Radhiyallahu.<br />
Aku hanyalah seorang lelaki akhir zaman<br />
yang punya cita – cinta</p>
<p>Ya…..Rabbii …….<br />
Aku juga meminta, Jadikanlah ia sandaran bagiku<br />
Buatlah aku menjadi ikhwan yang dapat membuatnya bangga<br />
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sepenuh jiwaku</p>
<p>Berikanlah sifat yang lembut, sehingga auraku datang dariMu</p>
<p>Berikanlah aku tangan sehingga aku mampu berdoa untuknya<br />
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak kebaikan dalam dirinya<br />
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,<br />
Mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat</p>
<p>kokohnya benteng tidak bisa dibangun dalam semalam, namun bisa hancur dalam sedetik<br />
Kota Baghdad tak dibangun dalam sehari, namun bisa hancur dalam sekejap</p>
<p>Perkawinan tak dirajut dalam pertimbangan sesaat, namun bisa saja terberai dalam sesaat<br />
Pernikahan, bukanlah akhir dari sebuah perjalanan<br />
Tapi awal sebuah langkah<br />
Karenanya, jadikanlah kelak pernikahan kami sebagai titian<br />
Untuk belajar kesabaran &amp; ridho-Mu, ya Rabbi</p>
<p>Dan bilamana akhirnya kami berdua bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan:<br />
” Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang<br />
dapat membuat hidupku menjadi sempurna”.</p>
<p>Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat<br />
Dan Engkau akan membuat segalanya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan….</p>
<p>Astaghfirullah, Wallahu’alam bisshowab</p>
<p>Dari ikhwan yang membutuhkan ampunan Allah azzawajalla, dan mengharapkan doaku dikabulkanNYA untuk mendapatkan istri yang sholehah dan hanya dialah yang ada dalam doaku.<br />
semoga ini bermanfaat untuk ikhwan yang lainnya…^_^ amin.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwansoul.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwansoul.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwansoul.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwansoul.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwansoul.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwansoul.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwansoul.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwansoul.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwansoul.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwansoul.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwansoul.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwansoul.wordpress.com/214/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwansoul.wordpress.com/214/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwansoul.wordpress.com/214/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=214&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/25/doa-para-ikhwan-untuk-calon-istrinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40d47609a579ca32aa18811e291916cf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwansoul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ikhwansoul.files.wordpress.com/2009/10/ikhwan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Indahnya Ta&#8217;aruf Secara Islami</title>
		<link>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/24/indahnya-taaruf-sebelum-pernikahan/</link>
		<comments>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/24/indahnya-taaruf-sebelum-pernikahan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 04:09:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwansoul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nikah]]></category>
		<category><![CDATA[Akhwat]]></category>
		<category><![CDATA[Ikhwan]]></category>
		<category><![CDATA[Istri]]></category>
		<category><![CDATA[Panduan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasangan]]></category>
		<category><![CDATA[Suami]]></category>
		<category><![CDATA[Ta'aruf]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwansoul.wordpress.com/?p=207</guid>
		<description><![CDATA[BaitiJannati – Sengaja kugoreskan tulisan ini, kado untuk teman-teman FB ku yang sedang ta’aruf, atau yang akan melakukan ta’aruf secara Islami. Juga bagi pasangan yang sudah pernah melakukan ta’aruf Islami,kado tulisan ini kupersembahkan sebagai kenang-kenangan yang terindah yang pernah dilalui dahulu. Kudoakan semoga Allah SWT selalu memudahkan dan melancarkan ta’aruf Islami yang sedang atau akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=207&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://ikhwansoul.files.wordpress.com/2009/10/wanita-sholeha.jpg?w=133&#038;h=150" alt="wanita sholeha" title="wanita sholeha" width="133" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-208" />BaitiJannati – Sengaja kugoreskan tulisan ini, kado untuk teman-teman FB ku yang sedang ta’aruf, atau yang akan melakukan ta’aruf secara Islami. Juga bagi pasangan yang sudah pernah melakukan ta’aruf Islami,kado tulisan ini kupersembahkan sebagai kenang-kenangan yang terindah yang pernah dilalui dahulu. Kudoakan semoga Allah SWT selalu memudahkan dan melancarkan ta’aruf Islami yang sedang atau akan berlangsung. Bagi pasangan yang sudah melakukan ta’aruf Islami, semoga langgeng pernikahannya, hingga kematianlah yang memisahkan kita dari pasangan kita. Aamiin</p>
<p>Bagi setiap aktivis da’wah, yang sudah memilih da’wah sebagai jalan hidupnya, tentunya harus memiliki kepribadian Islamiyyah yang berbeda dengan orang-orang yang belum tarbiyah tentunya. Salah satu akhlak (kepribadian Islami) yang harus dimiliki setiap ikhwan atau akhwat adalah ketika memilih menikah tanpa pacaran. Karena memang dalam Islam tidak ada konsep pacaran, dengan dalih apapun. Misalnya, ditemani orang tualah, ditemani kakak atau adiklah sehingga tidak berdua-duan. Semua sudah sangat jelas dalam Alqur’an surat Al Isra ayat 32 yang artinya <em>”Dan janganlah kamu mendekati zina ; (zina) itu sungguh perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.”</em>. Apalagi sudah menjadi fihtrah bagi setiap pria pasti memiliki rasa ketertarikan pada wanita begitu pula sebaliknya. Namun Islam memberikan panduan yang sangat jelas demi kebaikan ummatnya. Mampukah tiap diri kita menata semua, ya perasaan cinta, kasih sayang benar-benar sesuai dengan syari’ah? Dalam buku Manajemen Cinta karya Abdullah Nasih Ulwan, juga disebutkan, cinta juga harus dimanage dengan baik, terutama cinta pada Allah SWT, Rasulullah SAW, cinta terhadap orang-orang shalih dan beriman. Jadi tidak mengumbar cinta secara murahan atau bahkan melanggar syariat Allah SWT.<br />
<span id="more-207"></span><br />
Lalu bagaimanakah kiat-kita ta’aruf Islami yang benar agar nantinya tercipta rumah tangga sakinah mawaddah warohmah, berikut pengalaman penulis 14 tahun lalu yaitu :<br />
<strong><br />
1.Melakukan Istikharoh dengan sekhusyu-khusyunya</strong><br />
Setelah ikhwan mendapatkan data dan foto, lakukanlah istikharoh dengan sebaik-baiknya, agar Allah SWT memberikan jawaban yang terbaik. Dalam melakukan istikharoh ini, jangan ada kecenderungan dulu pada calon yang diberikan kepada kita. Tapi ikhlaskanlah semua hasilnya pada Allah SWT. Luruskan niat kita, bahwa kita menikah memang ingin benar-benar membentuk rumah tangga yang sakinah mawaddah warohmah. Seseorang biasanya mendapatkan sesuatu sesuai dengan apa yang diniatkannya.</p>
<p><strong>2.Menentukan Jadwal Pertemuan (ta’aruf Islami)</strong><br />
Setelah Ikhwan melakukan istikharoh dan adanya kemantapan hati, maka segerlah melaporkan pada Ustadz, lalu Ustadz pun memberikan data dan foto kepada Ustadzah (guru akhwat), dan memberikan data dan foto ikhwan tersebut kepada Akhwat. Biasanya akhwat yang memang sudah siap, Insya Allah setelah istikharoh juga segera melaporkan kepada Ustadzahnya. Lalu segeralah atur jadwal pertemuan ta’aruf tersebut. Bisa dilakukan di rumah Ustadzah akhwatnya. Memang idealnya kedua pembimbing juga hadir, sebagai tanda kasih sayang dan perhatian terhadap mutarabbi (murid-murid). Hendaknya jadwal pertemuan disesuaikan waktunya, agar semua bisa hadir, pilihlah hari Ahad, karena hari libur.</p>
<p><strong>3.Gali pertanyaan sedalam-dalamnya</strong><br />
Setelah bertemu, hendaknya didampingi Ustadz dan Ustadzah, lalu saling bertanyalah sedalam-dalamnya, ya bisa mulai dari data pribadi, keluarga, hobi, penyakit yang diderita, visi dan misi tentang rumah tangga. Biasanya pada tahap ini, baik ikhwan maupun akhwat agak malu-malu dan grogi, maklum tidak mengenal sebelumnya. Tapi dengan berjalannya waktu, semua akan menjadi cair. Peran pembimbing juga sangat dibutuhkan untuk mencairkan suasana. Jadi tidak terlihat kaku dan terlalu serius. Dibutuhkan jiwa humoris, santai namun tetap serius.<br />
Silakan baik ikhwan maupun akhwat saling bertanya sedalam-dalamnya, jangan sungkan-sungkan, pada tahap ini. Biasanya pertanyaan-pertanyaan pun akan mengalir.<br />
<strong><br />
4.Menentukan waktu ta’aruf dengan keluarga akhwat</strong><br />
Setelah melakukan ta’aruf dan menggali pertanyaan-pertanyaan sedalam-dalamnya, dan pihak ikhwan merasakan adanya kecocokan visi dan misi dengan sang akhwat, maka ikhwan pun segera memutuskan untuk melakukan ta’aruf ke rumah akhwat, untuk berkenalan dengan keluarga besarnya. Ini pun sudah diketahui oleh Ustadz maupun Ustadzah dari kedua belah pihak. Jadi memang semua harus selalu dikomunikasikan, agar nantinya hasilnya juga baik. Jangan berjalan sendiri. Sebaiknya ketika datang bersilaturahim ke rumah akhwat, Ustadz pun mendampingi ikhwan sebagai rasa sayang seorang guru terhadap muridnya. Tetapi jika memang Ustadz sangat sibuk dan ada da’wah yang tidak bisa ditinggalkan, bisa saja ikhwan didampingi oleh teman pengajian lainnya. Namun ingat,ikhwan jangan datang seorang diri, untuk menghindarkan fitnah dan untuk membedakan dengan orang lain yang terkenal di masyarakat dengan istilah ’ngapel’ (pacaran).<br />
Hendaknya waktu ideal untuk silaturahim ke rumah akhwat pada sore hari, biasanya lebih santai. Tapi bisa saja diatur oleh kedua pihak, kapan waktu yang paling tepat untuk silaturahim tersebut.</p>
<p><strong>5.Keluarga Ikhwan pun boleh mengundang silaturahim akhwat ke rumahnya</strong><br />
Dalam hal menikah tanpa pacaran, adalah wajar jika orang tua ikhwan ingin mengenal calon menantunya (akhwat). Maka sah-sah saja, jika orang tua ikhwan ingin berkenalan dengan akhwat (calon menantunya). Sebaiknya ketika datang ke rumah ikhwan, akhwat pun tidak sendirian, untuk menghindari terjadinya fitnah. Dalam hal ini bisa saja akhwat ditemani Ustadzahnya ataupun teman pengajiannya sebagai tanda perhatian dan kasih sayang pada mutarabbi.</p>
<p><strong>6.Menentukan Waktu Khitbah</strong><br />
Setelah terjadinya silaturahim kedua belah pihak, dan sudah ada kecocokan visi dan misi dari ikhwan dan akhwat juga dengan keluarga besanya, maka jangalah berlama-lama. Segeralah tentukan kapan waktu untuk mengkhitbah akhwat. Jarak waktu antara ta’aruf dengan khitbah, sebaiknya tidak terlalu lama, karena takut menimbulkan fitnah.<br />
<strong><br />
7.Tentukan waktu dan tempat pernikahan</strong><br />
Pada prinsipnya semua hari dan bulan dalam Islam adalah baik. Jadi hindarkanlah mencari tanggal dan bulan baik, karena takut jatuh ke arah syirik. Lakukan pernikahan sesuai yang dicontohkan Rasulullah SAW, yaitu sederhana, mengundang anak yatim, memisahkan antara tamu pria dan wanita, pengantin wanita tidak bertabarruj (berdandan),makanan dan minuman juga tidak berlebihan.</p>
<p>Semoga dengan menjalankan kiat-kiat ta’aruf secara Islami di atas, Insya Allah akan terbentuk rumah tangga yang sakinah mawaddah warohmah…yang menjadi dambaan setiap keluarga muslim baik di dunia maupun di akhirat.</p>
<p>Teriring doaku yang tulus kepada ikhwah dan akhwat fillah yang akan melangsungkan pernikahan kuucapkan ”Baarokallahu laka wa baaroka ’alaika wajama’a bainakumaa fii khoirin..</p>
<p>Dan bagi sahabat-sahabatku yang belum menikah, teriring doa yang tulus dari hatiku, semoga Allah SWT memberikan jodoh yang terbaik untuk semua baik di dunia maupun di akhirat..Aamiin ya Robbal ’alamiin. (www.baitijanati.wordpress.com)</p>
<p>Sumber : FB Ustzh Zahrina N</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwansoul.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwansoul.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwansoul.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwansoul.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwansoul.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwansoul.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwansoul.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwansoul.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwansoul.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwansoul.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwansoul.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwansoul.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwansoul.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwansoul.wordpress.com/207/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=207&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/24/indahnya-taaruf-sebelum-pernikahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40d47609a579ca32aa18811e291916cf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwansoul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ikhwansoul.files.wordpress.com/2009/10/wanita-sholeha.jpg?w=133" medium="image">
			<media:title type="html">wanita sholeha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berhentilah dari Merokok!</title>
		<link>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/24/berhentilah-dari-merokok/</link>
		<comments>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/24/berhentilah-dari-merokok/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 03:52:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwansoul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Telaah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwansoul.wordpress.com/?p=204</guid>
		<description><![CDATA[Apakah anda termasuk penggemar rokok? Baiklah, sebelum anda merogoh saku anda dan mengambil uang untuk membeli rokok marilah kita berbicara barang sejenak dengan akal yang jernih dan pikiran yang tenang mengenai hal ini. Jangan sampai anda melakukan sesuatu yang justru membahayakan diri anda dan juga orang-orang di sekitar anda. Berbicara soal rokok, ada beberapa hal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=204&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://ikhwansoul.files.wordpress.com/2009/10/rokok.jpg?w=468" alt="rokok" title="rokok"   class="alignleft size-full wp-image-205" />Apakah anda termasuk penggemar rokok? Baiklah, sebelum anda merogoh saku anda dan mengambil uang untuk membeli rokok marilah kita berbicara barang sejenak dengan akal yang jernih dan pikiran yang tenang mengenai hal ini. Jangan sampai anda melakukan sesuatu yang justru membahayakan diri anda dan juga orang-orang di sekitar anda.</p>
<p>Berbicara soal rokok, ada beberapa hal yang perlu kita pikirkan:</p>
<p><strong>Pertama: Merokok itu tidak penting</strong></p>
<p>Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, <em>“Salah satu tanda kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan segala sesuatu yang tidak penting baginya.” </em>(HR. Tirmidzi [2239] dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, disahihkan al-Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan at-Tirmidzi [2317] as-Syamilah). Syaikh as-Sa’di rahimahullah mengatakan, “Kesimpulan tersirat dari hadits ini adalah orang yang tidak meninggalkan perkara yang tidak penting baginya adalah orang yang jelek keislamannya.” (ad-Durrah as-Salafiyah, hal. 116).</p>
<p>Diriwayatkan dari Hasan al-Bashri rahimahullah, beliau mengatakan, <em>“Salah satu tanda Allah telah berpaling meninggalkan seorang hamba adalah ketika Allah menjadikan dia sibuk dalam hal-hal yang tidak penting baginya.”</em> (ad-Durrah as-Salafiyah, hal. 115).<br />
<span id="more-204"></span><br />
Menjaga kesehatan merupakan perkara penting bagi setiap muslim. Orang yang dengan sengaja merusak kesehatannya telah melakukan sesuatu yang tidak penting dan bahkan menjerumuskan dirinya ke dalam kebinasaan. Padahal, Allah ta’ala berfirman (yang artinya), <em>“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.”</em> (Qs. al-Baqarah: 195)</p>
<p>Di sisi lain, orang yang merusak kesehatannya sendiri, maka dia telah menyia-nyiakan nikmat yang Allah berikan kepadanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,<em> “Ada dua buah nikmat yang banyak manusia rugi karena tidak bisa menggunakannya yaitu; kesehatan dan waktu luang.” </em>(HR. Bukhari [6412] dari Ibnu Abbas radhiyallahu’anhuma). Hadits ini menunjukkan bahwa kesehatan merupakan nikmat dari Allah, oleh sebab itu kita harus mensyukuri nikmat tersebut.</p>
<p>Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “<em>Bersyukurlah kalian kepada-Ku dan janganlah kalian kufur.”</em> (Qs. al-Baqarah: 152). Syukur adalah mengakui dengan hati kita bahwa nikmat tersebut berasal dari Allah, memuji Allah dengan lisan, kemudian menggunakan nikmat tersebut dalam ketaatan, bukan untuk kemaksiatan. Apakah merokok termasuk maksiat, nanti akan kita bicarakan! Yang jelas semua orang -yang masih sehat akalnya- bahkan para dokter dan pemerintah sekalipun mengakui bahwa merokok merugikan kesehatan.<br />
<strong><br />
Kedua: Merokok menyia-nyiakan harta</strong></p>
<p>Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, <em>“Allah membenci untuk kalian; menyebarkan berita yang tidak jelas, terlalu banyak bertanya yang tidak perlu, dan menyia-nyiakan harta.”</em> (HR. Muslim [3236] dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, as-Syamilah). Yang dimaksud menyia-nyiakan harta adalah menggunakan harta untuk keperluan yang tidak dibenarkan oleh syari’at, demikian keterangan an-Nawawi rahimahullah (Syarh Muslim [6/144] as-Syamilah).</p>
<p>Allah ta’ala berfirman (yang artinya),<em> “Sesungguhnya orang-orang yang melakukan tabdzir itu adalah saudara-saudara syaitan, sedangkan syaitan adalah makhluk yang senantiasa kufur kepada Rabbnya.”</em> (Qs. al-Israa’ : 27). Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu mengatakan, <em>“Tabdzir adalah membelanjakan harta bukan dalam perkara yang haq.”</em> Ibnu Abbas juga mengatakan demikian. Qatadah mengatakan,<em> “Tabdzir adalah membelanjakan harta untuk bermaksiat kepada Allah ta’ala, untuk keperluan yang tidak benar atau untuk mendatangkan kerusakan.” </em>(Tafsir al-Qur’an al-’Azhim, 5/53)</p>
<p>Keterangan di atas menunjukkan bahwa orang yang membelanjakan hartanya untuk keperluan yang sia-sia, menimbulkan kerusakan, atau dalam rangka bermaksiat pada hakikatnya sedang menjalin ukhuwah syaithaniyah. Padahal kita semua tahu bahwa syaitan adalah musuh kita, lalu bagaimana mungkin kita menjadikannya sebagai saudara? Allah ta’ala berfirman (yang artinya),<em> “Sesungguhnya syaitan adalah musuh kalian maka jadikanlah dia sebagai musuh. Sesungguhnya dia hanya mengajak kaum pengikutnya agar mereka menjadi penghuni-penghuni neraka.” </em>(Qs. Fathir: 6)</p>
<p>Belum lagi kalau kita perhatikan di antara sekian banyak kasus kebakaran ternyata sumbernya adalah puntung rokok dari ’saudara syaitan’ yang tidak bertanggung jawab! Sungguh bijak para pengelola POM bensin, pemilik Rumah Sakit, dan takmir masjid yang dengan terus terang mengatakan kepada para pengunjung bahwa merokok itu dilarang, dan tidak ada seorang pegunjung pun yang memprotes mereka! Karena mereka sama-sama sepakat bahwa api rokok adalah sumber kebinasaan!<br />
<strong><br />
Ketiga: Bau menjijikkan dan asap yang mengganggu kesehatan</strong></p>
<p>Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “<em>Seorang muslim yang baik adalah orang yang membuat kaum muslimin yang lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya. Sedangkan orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan larangan Allah.” </em>(HR. Bukhari [10] dari Abdullah bin Amr radhiyallahu’anhuma).</p>
<p>Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, <em>“Tidaklah beriman salah seorang di antara kalian hingga dia mencintai bagi saudaranya (atau beliau mengatakan; tetangganya) sebagaimana yang dicintainya bagi dirinya sendiri.”</em> (HR. Bukhari [13] dan Muslim [45] dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu). Di dalam riwayat Nasa’i dengan tambahan keterangan yaitu, “[berupa] kebaikan.” (HR. Nasa’i [4931] as-Syamilah)</p>
<p>Menjelang wafatnya, Umar bin al-Khaththab radhiyallahu’anhu berkhutbah di hadapan para sahabat, di antara isi ceramahnya, <em>“Wahai manusia, sesungguhnya kalian biasa memakan dua jenis tanaman yang tidak sedap baunya yaitu bawang merah dan bawang putih. Sungguh dahulu aku melihat apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendapati bau kedua tanaman itu pada [mulut] salah seorang yang ada di masjid maka beliau menyuruhnya untuk keluar ke Baqi’. Maka barangsiapa di antara kalian yang ingin memakannya hendaklah dia memasaknya terlebih dulu (agar berkurang baunya, pent).” </em>(HR. Muslim [567] dari Ma’dan bin Abi Thalhah).</p>
<p>an-Nawawi rahimahullah mengatakan, <em>“Sayuran ini -yaitu bawang dan semacamnya- adalah halal berdasarkan ijma’ para ulama yang diakui pendapatnya.” </em>(Syarh Muslim [3/366]). Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, <em>“Barangsiapa yang memakan jenis tanaman yang menjijikkan ini maka janganlah dia mendekati kami di masjid.” </em>Setelah mendengar ucapan itu para sahabat mengatakan, <em>“Makanan itu diharamkan, iya diharamkan.”</em> Kemudian sampailah ucapan mereka itu kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka beliau pun bersabda, “<em>Hai umat manusia, sesungguhnya aku tidak berhak mengharamkan apa yang Allah halalkan untukku, hanya saja aku tidak menyukai bau tanaman itu.”</em> (HR. Muslim [565] dari Abu Sa’id).</p>
<p>Nah, lihatlah wahai saudaraku, kalau sesuatu yang halal saja -seperti bawang- dapat memunculkan rasa tidak suka pada diri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam gara-gara baunya yang tidak sedap, lantas bagaimana lagi dengan sesuatu yang membahayakan -yaitu rokok- yang menimbulkan bau tak sedap di mulut orang yang menghisapnya dan mengganggu orang dengan asapnya yang membuat orang terbatuk-batuk dan ‘terpaksa’ menyerap racun (baca: nikotin) ke dalam tubuh mereka?</p>
<p><strong>Keempat: Merokok terbukti membahayakan</strong></p>
<p>Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam -yang tidak berbicara menuruti kemauan hawa nafsunya- bersabda,<em> “Tidak boleh mendatangkan bahaya secara tak sengaja maupun disengaja.” </em>(HR. Ibnu Majah [2331] dari Ubadah bin Shamit radhiyallahu’anhu, disahihkan al-Albani dalam as-Shahihah [250])</p>
<p>Syaikh Dr. Muhammad Shidqi mengatakan, <em>“Hadits ini merupakan landasan hukum yang tegas mengenai pengharaman mendatangkan bahaya, sebab penafian di sini menggunakan ungkapan yang mencakup segala objek dan menunjukkan haramnya segala jenis bahaya yang dilarang oleh syari’at. Hal itu disebabkan perbuatan mendatangkan bahaya termasuk dalam kezaliman, kecuali tindakan tertentu yang terdapat dalil yang mengecualikannya seperti hukuman had (potong tangan, dsb) dan dijatuhkannya berbagai bentuk hukuman…” </em>(al-Wajiz fi Idhahi Qawa’id al-Fiqh al-Kulliyah, hal. 252)</p>
<p><strong>Fatwa Ulama</strong></p>
<p>Dengan melihat realita dan bukti-bukti medis yang ada maka Syaikh Muhammad bin Ibrahim rahimahullah dalam fatwanya menegaskan haramnya mengkonsumsi rokok (lihat al-Adillah wa al-Barahin ‘ala Hurmat at-Tadkhin). Demikian juga al-Lajnah ad-Da’imah (Komite tetap urusan fatwa Kerajaan Arab Saudi) menyatakan haramnya hal itu dalam Fatwanya (Fatawa Lajnah [7/283] pertanyaan kedua dari fatwa no 3623, as-Syamilah). Kita tidak menafikan adanya sebagian ulama yang menyatakan kebolehannya [dan anda telah melihat bahwa dalil-dalil yang ada dan bukti medis berseberangan dengan pendapat mereka], meskipun demikian mereka juga mengatakan bahwa meninggalkan rokok itulah yang lebih baik! (lihat Mathalib Uli an-Nuha fi Syarhi Ghayat al-Muntaha [18/212] as-Syamilah). Dan perlu diketahui bahwa mereka menyatakan bolehnya hal itu dengan alasan; [1] hukum asal segala sesuatu adalah halal, dan [2] tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa merokok dapat merusak kesehatan tubuh, sementara pada jaman sekarang bukti itu telah tampak bagi setiap orang!! Dan kita pun telah paham berdasarkan dalil yang ada bahwa segala sesuatu yang membahayakan adalah dilarang dalam agama. Bahkan, hal itu merupakan kaidah yang populer di kalangan para ulama.</p>
<p><strong>Berpikirlah!</strong></p>
<p>Saudaraku, sekarang tanyakanlah kepada dirimu sendiri, apakah rokok itu berbahaya bagi kesehatan? Jawabnya sudah sangat mutawatir bukan? Para produsen rokok pun mengakuinya. Merokok dapat merugikan kesehatan, menyebabkan kanker, impotensi, gangguan kehamilan, dan janin. Itulah peringatan pemerintah kita, semoga kita mengindahkan peringatan ini dengan sebaik-baiknya. Kalau bukan karena rasa sayang pemerintah kepada rakyatnya tentu mereka tidak akan mengharuskan pabrik rokok untuk mencantumkan peringatan ini di dalam iklan-iklan dan bungkus rokok tersebut. Aduhai, alangkah indahnya negeri ini jika rakyatnya mau menaati pemerintahnya dalam hal ketaatan!</p>
<p>Ucapkanlah selamat tinggal untuk rokok, sekarang dan untuk selama-lamanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, <em>“Barangsiapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan menggantikannya dengan sesuatu yang lebih baik darinya.” </em>(Disebutkan oleh as-Sakhawi dalam al-Maqashid al-Hasanah [1/214], as-Suyuthi dalam ad-Durrar al-Muntatsirah fi al-Ahadits al-Musytahirah [1/19] as-Syamilah, Syaikh al-Albani mengatakan, <em>“Hadits ini merupakan bagian dari sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan sanadnya sahih”</em>, Hijab al-Mar’ah wa Libasuha fi ash-Shalah, hal. 47. al-Maktab al-Islami, islamspirit.com) [Tulisan ini disusun dengan inspirasi dari: al-Adillah wa al-Barahin ‘ala Hurmat at-Tadkhin karya Syaikh Ibrahim Muhammad Sarsiq. Penulis: Ari Wahyudi]</p>
<p><em>sumber:At Tauhid edisi V/41<br />
Oleh: Ari Wahyudi</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwansoul.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwansoul.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwansoul.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwansoul.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwansoul.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwansoul.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwansoul.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwansoul.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwansoul.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwansoul.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwansoul.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwansoul.wordpress.com/204/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwansoul.wordpress.com/204/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwansoul.wordpress.com/204/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=204&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/24/berhentilah-dari-merokok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40d47609a579ca32aa18811e291916cf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwansoul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ikhwansoul.files.wordpress.com/2009/10/rokok.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rokok</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Amazing Power of Doa</title>
		<link>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/22/the-amazing-power-of-doa/</link>
		<comments>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/22/the-amazing-power-of-doa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 06:11:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwansoul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Power]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwansoul.wordpress.com/?p=198</guid>
		<description><![CDATA[“Sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku.” “Allah Maha Pemalu dan Maha Pemurah. Dia malu apabila seorang hamba mengangkat kedua tangannya (memohon kepada-Nya), tapi mengembalikan keduanya dalam kondisi kosong tidak mendapatkan apa-apa.” (Hadist Nabi) Anda pernah/sering berdoa? Ya, setiap orang, bahkan seorang atheis sekalipun saya yakin pernah berdoa (diam-diam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=198&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>“Sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku.”</em></p>
<p><em>“Allah Maha Pemalu dan Maha Pemurah. Dia malu apabila seorang hamba mengangkat kedua tangannya (memohon kepada-Nya), tapi mengembalikan keduanya dalam kondisi kosong tidak mendapatkan apa-apa.” (Hadist Nabi)</em><br />
<strong><br />
Anda pernah/sering berdoa?</strong></p>
<p>Ya, setiap orang, bahkan seorang atheis sekalipun saya yakin pernah berdoa (diam-diam pastinya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Memohon kepada yang Maha Memiliki Kekuatan. Karena doa sejalan dengan fitrah manusia.<br />
<span id="more-198"></span><br />
Dalam kitab suci Allah berfirman bahwa manusia adalah fakir, dan Allah adalah Maha Kaya. Seorang manusia fuqara di hadapan Tuhan. Tidak memiliki apapun, bahkan seandainya ia orang terkaya sedunia sekalipun. Karena kalaupun hartanya mencukupi sampai turunan ke tujuh, siapa yang bisa memberikan keselamatan dari bencana, kesehatan, umur panjang, kalau bukan Allah?</p>
<p>Saya sering mendengar ada orang yang selalu mencemooh orang yang banyak berdoa. Mereka berpikir, darimana bisa makan kalau cuma dari doa. Darimana bisa punya rumah kalau cuma berdoa. Darimana ini dan itu kalau siang malam kerjanya doa melulu. Hmm, ada benarnya juga kali ya… karena pada kenyataannya banyak hal bisa terwujud dengan kerja keras, bukan dengan doa melulu.</p>
<p>Tapi saya mendapati kisah yang berbeda. Kisah para sahabat Nabi yang tidak pernah absen berdoa. Bahkan sampai-sampai, “garam pun, aku meminta kepada Allah,” saking rajin dan seringnya berdoa. Apa saja yang dibutuhkan ia meminta kepada Allah. Atau pada kisah-kisah lain dimana dengan doa, seorang yang lemah bahkan bisa menggulingkan kekuasaan yang zalim. Seorang yang miskin bisa menjadi kaya raya. Seorang yang jelata menjadi pemimpin, dst.</p>
<p>Ternyata dibalik doa, manusia tidak hanya melakukan sesuatu sekedar meminta untuk dikabulkan Allah. Tetapi juga belajar tunduk, mengabdi dan mendekat kepada-Nya. Dalam jiwa orang yang berdoa menyadari betul kekurangannya, kelemahannya, ke’fakir’annya. Menyadari betul ada kekuatan lain di luar dirinya, yang serba Maha. Anehnya, jika kita meminta ke manusia, terasa betul betapa hina dina posisi kita. Lemah tak berdaya dan juga…malu setengah mati (apalagi kalau gengsi kita tinggi). Tapi meminta kepada Allah, justru kita bisa menjadi semakin kuat. Ini salah satu rahasianya, mengapa orang yang banyak berdoa bisa sukses. Dan ternyata doa yang benar itu membuat seseorang memiliki semangat kerja yang tinggi.</p>
<p>So, semakin sering dan banyak kita berdoa, semakin kuat pulalah jiwa kita. Kuat dan semangat dalam usaha. Yakin dalam memutuskan berbagai persoalan hidup. Ringan dalam menghadapi cobaan yang berat. Karena menyadari kita yang lemah, kita mengajak keterlibatan Allah….dalam doa-doa setiap hari yang selalu kita panjatkan.</p>
<p>Saya pernah mendengar, melakukan apapun sebaiknya diawali dengan doa, karena doa juga merupakan ‘sopan-santun’ kita kepada Allah yang Maha Memiliki. Dengan berdoa kita meminta ijin kepada Allah dan tentu meminta manfaat yang baik dari pekerjaan kita. Dalam buku kumpulan doa, hampir semua aktivitas hidup punya doanya sendiri, seperti yang dicontohkan oleh Nabi. Mulai dari doa masuk toilet sampai doa masuk pasar bahkan masuk sebuah negeri.</p>
<p>Lucunya, pernah ada seorang awam bertanya kepada ulama ketika ia mengeluh tidak bisa menghapal semua doa yang pernah dicontohkan Nabi, saking banyaknya. Ulama menjawab, “berdoalah dengan ini: Ya Allah, aku berdoa sama seperti doa Rasulullah saat melakukan ini (sebutkan aktivitasnya).” Dan itu boleh coba, gimana nggak kurang baiknya Allah ya… Hehehe.. dan kisah yang satu ini sering saya praktekan habis-habisan. Saat nggak ada ide mau doa gimana, dalam hati cuma bilang, Ya Allah aku berdoa sama persis seperti doanya Nabi.. Maka kabulkan ya..amiiin *hihi..ini sih ngeles banget karena nggak ngapalin doa :p</p>
<p>Penulis:<br />
<em>Lusiana M. Hevita (FLP-Forum Lingkar Pena)</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwansoul.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwansoul.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwansoul.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwansoul.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwansoul.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwansoul.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwansoul.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwansoul.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwansoul.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwansoul.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwansoul.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwansoul.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwansoul.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwansoul.wordpress.com/198/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=198&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/22/the-amazing-power-of-doa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40d47609a579ca32aa18811e291916cf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwansoul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Doa &amp; Dzikir Stelah Sholat Fardhu</title>
		<link>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/21/doa-dzikir-stelah-sholat-fardhu/</link>
		<comments>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/21/doa-dzikir-stelah-sholat-fardhu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 12:59:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwansoul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwansoul.wordpress.com/?p=195</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.&#8221; (Q.S. Al Ahzab, 33 : 42-43) 1. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=195&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://ikhwansoul.files.wordpress.com/2009/10/dzikir.jpg?w=150&#038;h=119" alt="DZIKIR" title="DZIKIR" width="150" height="119" class="alignleft size-thumbnail wp-image-196" /><br />
<blockquote>&#8220;Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.&#8221;<br />
(Q.S. Al Ahzab, 33 : 42-43)</p></blockquote>
<p>1. Apabila Rasulullah SAW berpaling dari shalatnya, maka beliau :<br />
a. Membaca Istighfar 3 X<br />
b. Membaca dzikir berikut :</p>
<p>اللهم أنت السـلام ومنك السلام تباركت يا ذاالجلال ولإكرام</p>
<p>Allohumma antassalam, waminkassalam, tabarokta yaa dzaljalali wal ikraam</p>
<p>“Ya Allah, Engkaulah Salam, dan daripada-Mu kesejahteraan, serta Maha Besar kebaikan-Mu, ya Allah yang mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan.” (H.R. Jamaah selain Bukhary)<br />
<span id="more-195"></span><br />
2. Rasulullah s.a.w bersabda: Kamu bertasbih سُبْحَانَ اللهُ bertakbir اللهُ أَكبرُ dan bertahmid الحمدُ لِاللهُِ setiap kali setelah selesai dari sembahyang sebanyak tiga puluh tiga kali (H.R. Bukhari-Muslim)</p>
<p>3. “Barangsiapa setiap selesai shalat membaca Tasbih 33 kali, membaca tahmid 33 kali, takbir 33 kali hingga jumlahnya 99, lalu mencukupkan dengan bacaan:</p>
<p>لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ</p>
<p>Laa Ilaaha Illalloh wahdahu laasyariikalah lahulmulku walahulhamdu wahuwa ‘alaa kulli syaiin qadiir</p>
<p>Maka diampunilah dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan sekalipun (H.R. Ahmad, Bukhari, Muslim dan Abu Daud)</p>
<p>4. Berdoa Setelah Dzikir<br />
Ada banyak sekali doa-doa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Dan semua doa itu sangat baik untuk dibaca setiap selesai shalat. Namun di sini hanya akan dituliskan beberapa doa saja.</p>
<p>اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ</p>
<p>“Ya Allah! Tidak ada siapa yang boleh menghalangi apa yang Engkau berikan, tidak ada siapa yang dapat memberi apa yang Engkau tegah dan tiada siapa yang berkuasa memberikan manfaat selain daripadaMu” (H.R. Bukhari-Muslim)</p>
<p>اللهم أعني على ذكرك وشكرك و حـسن عبادتك</p>
<p>“Ya Allah, bantulah saya untuk senantiasa berdzikir kepada-Mu, senantiasa mensyukuri ni’mat-Mu dan senantiasa membaguskan ibadah kepada-Mu.” (H.R. Ahmad, Abu Daud dan Nasai)</p>
<p>اللهم أجرني من النار</p>
<p>(7x)<br />
“Ya Allah, lindungilah aku daripada api neraka) dibaca 7 kali tiap ba’da shalat (Maghrib dan Shubu) (H.R. Muslim)</p>
<p>اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ أرد إلى أرذل العمر<br />
وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الدنباَ وَأَعُوذُ بِك مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِِ</p>
<p>“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari sifat penakut dan aku berlindung kepada-Mu dari mencapai umur yang suburuk-buruknya (kepikunan) dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah dunia dan aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubur.” (H.R. Bukhari dan Tirmidzy)</p>
<p>اللهم إني أسألك علما نافعا ورزقا واسعا وعملا متقبلا</p>
<p>“Ya Allah, aku mohon kepada-Mu agar diberi ilmu yang manfaat, rezeki yang luas, dan amalan yang diterima.” (H.R. Ahmad, Ibnu Syaibah, dan Ibnu Majah)</p>
<p><strong>Adab-adab Berdoa Di sekitar Shalat Fardhu</strong><br />
a) Berdoa dengan perut yang diisi dengan yang halal (H.R. Ibnu Mardawaih)<br />
b) Menghadap kiblat (H.R. Al-Bukhary)<br />
c) Memperhatikan saat yang tepat untuk berdoa, seperti di tengah malam dan sehabis shalat fardhu (H.R. Turmudzy) (Lihat Bab Awal buku ini)<br />
d) Mengangkat kedua tangan setentang kedua bahu (H.R. Abu Daud)<br />
e) Memulai dengan istighfar, memuji Allah, dan membaca shalawat (H.R. Muslim, Abu Daud, Turmudzy, dll)<br />
f) Harus ada sikap tawadhu’ (rendah hati) dan tadharru’ (rendah diri) dan rasa takut (Q.S. 7: 205)</p>
<p>وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ</p>
<p>“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” (Q.S. Al-A’raf : 205)</p>
<p>g) Menyederhanakan suara, antara bisik-bisik dengan suara keras (Q.S. 17 : 110)<br />
Firman Allah :</p>
<p>وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَلِكَ سَبِيلًا</p>
<p>“Janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu (doamu) dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu”</p>
<p>h) Tidak berdoa untuk keburukan atau memutus tali silaturahmi (H.R. Ahmad)<br />
i) Tidak terburu-buru, maka doanya tidak akan dikabulkan. Terburu-buru maksudnya, belum waktunya dikabulkan lalu berkata : “Saya sudah berdoa terus tetapi belum dikabulkan”.<br />
j) Berdoa tidak boleh setengah hati dan berkata kepada Allah : “Sekiranya Engkau mengendaki/sekiranya Engkau mau………….” (H.R. Abu Daud)<br />
k) Memilih kalimat-kalimat yang luas maknanya, tidak tertuju kepada kepentingan yang sesaat dan ruang lingkupnya sempit (H.R. Ibnu Majah)<br />
Misalnya : perkataan pangkat, jabatan, lulus ujian diganti kebaikan dunia, Perkataan uang, materi tertentu diganti dengan rezki yang luas, Perkataan badan langsing, kurus, kuat, dll diganti dengan kesehatan, Perkataan pintar, ilmu tinggi diganti dengan ilmu yang manfaat, Perkataan anak yang bergelar tinggi diganti dengan anak yang saleh<br />
l) Jangan mendoakan diri, keluarga, anak, harta, pelayan dengan doa yang buruk (H.R. Jabir)<br />
m) Isi doanya dimulai dari mendoakan diri sendiri dulu, baru untuk yang lain (H.R. Tirmidzy)<br />
n) Menyapu muka dengan kedua telapak tangan setelah selesai berdoa. Hadits-hadits tentang ini semuanya lemah. Namun Hafizh Ibnu Hajar berkata bahwa karena banyaknya hadits tersebut , maka derajatnya bisa hasan. Imam Nawawy berkata bahwa menyapu muka untuk dipakai sendiri dibolehkan (Al-Adzkar : 175). Wallahu A’lam.</p>
<p><em><strong>Links:</strong></em><br />
<a href="http://www.perpustakaan-islam.com/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;artid=141">[kenapa haRus beRdzikiR]</a><br />
<a href="http://www.agusharis.net/download/risalah_shalat.pdf">[tuntunan shalat menurut al-quRan dan as-sunah]</a><br />
<a href="http://www.almanhaj.or.id/index.php?action=more&amp;article_id=1039&amp;bagian=0">[mengangkat tangan pada waktu beRdO’a setelah shalat faRdhu]</a><br />
<a href="http://dzakiyah07.wordpress.com/2007/02/16/mengangkat-tangan-saat-berdoa-setelah-selesai-shalat/">[mengangkat tangan saat beRdOa setelah selesai shalat]</a><br />
<a href="http://wapena.org/documents/seputar%20shalat.pdf [dzikiR setelah shalat]">[fatwa-fatwa penting tentang shalat]</a><br />
<a href="http://rabbasa.or.id/dzikir_dan_wirid_sesudah_shalat.htm">http://aliph.wordpress.com/2007/01/24/dzikir-setelah-shalat/<br />
<a href="http://www.almanhaj.or.id/index.php?action=more&amp;article_id=677&amp;bagian=0">[meninggalkan dO’a]</a><br />
<a href="http://kanjengsinuwun.blogspot.com/2006/04/wirid-doa-setelah-sholat-fardlu.html">[wiRid / dOa setelah shOlat faRdlu]</a><br />
<a href="http://islamhouse.org/id/books/pdf/3144.pdf">[dzikiR setelah shalat]</a><br />
<em><br />
Source:http://arisfotografi.multiply.com/reviews/item/5</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwansoul.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwansoul.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwansoul.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwansoul.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwansoul.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwansoul.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwansoul.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwansoul.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwansoul.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwansoul.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwansoul.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwansoul.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwansoul.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwansoul.wordpress.com/195/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=195&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/21/doa-dzikir-stelah-sholat-fardhu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40d47609a579ca32aa18811e291916cf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwansoul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ikhwansoul.files.wordpress.com/2009/10/dzikir.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">DZIKIR</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Macho Ala Rasulullah</title>
		<link>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/21/macho-ala-rasulullah/</link>
		<comments>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/21/macho-ala-rasulullah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 05:49:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwansoul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Telaah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwansoul.wordpress.com/?p=190</guid>
		<description><![CDATA[Siapa bilang ikhwan itu nggak boleh tampil macho? Bukan cuma Brad Pitt yang bisa gitu, kamu-kamu yang ikhwan juga bisa en boleh tampil macho. Berpahala lagi. Sarung, koko, peci, dan jenggot. Itulah sekilas gambaran penampilan ikhwan pengajian. Terus terang aja banyak orang risih en males ngeliatnya. Kaum cowok yang aktif ngaji ini konon punya prinsip, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=190&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Siapa bilang ikhwan itu nggak boleh tampil macho? Bukan cuma Brad Pitt yang bisa gitu, kamu-kamu yang ikhwan juga bisa en boleh tampil macho. Berpahala lagi.</strong></em></p>
<p>Sarung, koko, peci, dan jenggot. Itulah sekilas gambaran penampilan ikhwan pengajian. Terus terang aja banyak orang risih en males ngeliatnya. Kaum cowok yang aktif ngaji ini konon punya prinsip, “yang penting hati, bukan penampilan”. Nah, gara-gara prinsip itu mereka ogah dandan. Malah ada yang bilang kagak pantes kalau aktivis dakwah itu tampil kinclong. Para sufi aja ada yang display-nya kucel en dekil. Ini supaya nggak riya dan jadi takabur. Lagi-lagi, yang penting kan hatinya. Jagalah hati…<br />
<strong><br />
Dandan Nggak Haram!</strong></p>
<p>Wuih kecian banget para cowok kalau emang betul berdandan itu haram. Makin banyak aja nanti orang yang benci sama ajaran Islam. Padahal sih ajaran aslinya nggak begitu. Jangan salah, Rasulullah saw. itu orang yang gentle, sikap ataupun penampilannya. Meski bersahaja tapi sosok Rasulullah saw. itu memikat perhatian banyak orang.<br />
<span id="more-190"></span><br />
Nah, supaya kita nggak asal dandan, nggak asal berpendapat, mendingan kita cari tahu gimana sih Rasulullah saw. dan para sahabat berpenampilan. Mau kan tampil keren ala Rasulullah saw.? Nah, ini beberapa teladan dari beliau saw.</p>
<p>   <strong> * Bersih</strong>. Ini yang paling utama. Kata Beliau saw. “(Allah) itu Zatnya bersih dan Dia mencintai kebersihan,”(HR. Tirmidzi). Menjaga hati itu penting, tapi menjaga kebersihan juga perlu. Boys, tampil kucel, dekil, apalagi jorok bukan bagian dari kepribadian seorang ikhwan yang rajin ngaji. Jangan beralasan “yang penting hati” untuk menelantarkan kebersihan badan dan pakaianmu. What a shame, guys! Bukan cuma supaya enak dilihat, kebersihan juga jaga kesehatan kulitmu. Nggak asyik aja ngeliat ikhwan ngisi pengajian sambil garuk-garuk karena kurap en panu.? So, cuci pakaianmu setiap habis pakai, ganti pakaian dalam setiap hari, dan keramas biar nggak ketombean. Jangan takut dibilang rese soal pakaian, ini untuk kebersihan en tentunya dapat pahala.</p>
<p>  <strong>  * Kuku.</strong> Man, bagian depan bodi kita yang lemot tapi keliatan, dan bisa bikin orang lain jijay itu adalah kuku kita. Kalau ikhwan kukunya item-item, mana tahan. Siapa yang percaya kalau kamu anak ngaji, kalau kukunya kotor. Biar ganteng tapi kukunya item, tetep aja jorok. “Fitrah itu ada 5 macam; berkhitan, mencukur rambut kemaluan, merawat kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak.”(HR. Bukhari dan Muslim).</p>
<p>   <strong> * Kumis en jenggot</strong>. Sebagian ulama bilang kalau berjenggot itu sunnah. Oke aja kalau kamu setuju dengan pendapat ini. Tapi jangan lupa perawatannya dan kerapiannya. Itu jenggot kudu bersih en rapi, jangan acak-acakkan apalagi sampai kutu bertelor di sana.</p>
<p> <strong>   * Bagian “dalam”.</strong> Penting banget kamu, para ikhwan, ngejaga kebersihan bagian dalam. Rasulullah saw. menyuruh kita untuk mencukur rambut kemaluan dan mencabuti bulu ketiak, nggak lain untuk kesehatan bagian “dalam” kita. Jangan lupa kebersihan pakaian dalam kudu diperhatikan. Ganti pakaian dalam setiap hari, apalagi kalau udah kena najis.</p>
<p>  <strong>  * Mulut: bersih en segar.</strong> “Kalaulah tidak memberatkan umatku, akan aku perintahkan mereka bersiwak setiap akan shalat,” sabda Nabi saw. Tahu bersiwak? Sikat gigi, tahu! Dulu kebiasaan orang Arab untuk menjaga kebersihan dan kesegaran mulut adalah menyikat gigi mereka dengan kayu siwak. Kayu itu…Nah, sekarang udah banyak pasta gigi en sikat gigi dijual di pasaran, kamu bisa pilih. Pilihlah sikat gigi yang enak dipegang jadi nggak bakal slip saat kamu pake, dan bisa membersihkan sela-sela gigi. Kalau masih kurang pede dengan aroma mulut, nah pake aja mouthwash atau obat kumur. Syaratnya nggak mengandung alkohol. Sekarang udah ada kok di pasaran. Untuk jaga kebersihan dan kesegaran mulut bukan Cuma bersiwak, kamu juga kudu ngejaga makanan. Jangan deh makan makanan yang bikin mulut kamu bau naga, apalagi kalau ada acara rame-rame macam pengajian.</p>
<p>    <strong>* Wangi</strong>. Banyak sahabat yang bercerita kalau keringet Rasulullah saw. itu wangi kesturi atau cendana (misk). Nggak aneh karena beliau amat senang dengan aneka wewangian. “Malu, memakai wewangian, bersiwak dan nikah adalah sebagian dari perilaku para rasul,”(HR. Tirmidzi). Hmm jangan dulu ngebayangin iklan AXE Pulse yang ngegoda kaum wanita. Nggak ada hubungannya. Cos, seorang ikhwan memakai wewangian semata untuk mengikuti sunnah Rasulullah saw. Kalaupun bikin badan jadi seger, itu manfaatnya, bukan tujuan. Lagian, memalukan amat ada aktivis dakwah tapi menyebarkan aroma busuk. Bau bau bau bau ketek…</p>
<p>    <strong>* Bugar. Seorang ikhwan kudu bugar</strong>. Badannya tahan banting, sehat, dan gesit. Mirip iklan suplemen kebugaran ya? Nggak juga, soalnya ini dicontohkan oleh Rasulullah saw. dan para sahabat. Nabi Muhammad saw. itu fisiknya oke banget. Umar bin Khaththab boleh-lah jago bergulat, tapi kalau udah bertanding melawan Rasulullah saw., jawara Quraisy ini takluk. Bukan karena mengalah atau nggak enak ati, tapi emang karena fisik Rasulullah saw. itu prima banget.[januar]<br />
<em>sumber: http://www.gaulislam.com/macho-ala-rasulullah#more-2323<br />
[pernah dimuat di rubrik "ikhwan", majalah PERMATA edisi Mei 2004]<br />
Share and Enjoy: </em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwansoul.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwansoul.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwansoul.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwansoul.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwansoul.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwansoul.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwansoul.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwansoul.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwansoul.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwansoul.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwansoul.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwansoul.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwansoul.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwansoul.wordpress.com/190/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=190&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/21/macho-ala-rasulullah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40d47609a579ca32aa18811e291916cf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwansoul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Memberi Nama Bayi Muslim</title>
		<link>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/21/tips-memberi-nama-bayi-muslim/</link>
		<comments>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/21/tips-memberi-nama-bayi-muslim/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 04:46:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwansoul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Nama Bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwansoul.wordpress.com/?p=188</guid>
		<description><![CDATA[Jaman dahulu, nama para Nabi sangatlah mudah untuk dilafalkan karena hanya terdiri dari satu suku kata, akan tetapi dengan tersebarnya Islam ke berbagai belahan dunia, maka pelafalannya mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya nama muslim/muslimah berkisar antara Ali, Hasan, Hussein, sekarang ditambah satu kata lagi menjadi Omer Ali, Siddique Ali, Hasan Ali, atau ditambahkan akhiran seperti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=188&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jaman dahulu, nama para Nabi sangatlah mudah untuk dilafalkan karena hanya terdiri dari satu suku kata, akan tetapi dengan tersebarnya Islam ke berbagai belahan dunia, maka pelafalannya mulai mengalami perubahan.</p>
<p>Jika sebelumnya nama muslim/muslimah berkisar antara Ali, Hasan, Hussein, sekarang ditambah satu kata lagi menjadi Omer Ali, Siddique Ali, Hasan Ali, atau ditambahkan akhiran seperti Hakimuddin, Naserul Islam dan juga ditambah kata Muhammad seperti Muhammad Hasan, dll.</p>
<p>Berikut adalah tips untuk memberi nama muslim pada bayi anda :<br />
1.    Kombinasi nama haruslah mengarah langsung kepada para Nabi dan tidak dicampur adukkan dengan arti lainnya yang bertolak belakang.<br />
2.    Kombinasi nama harus seirama dan memberikan arti yang menjelaskan satu sama lain, seperti contohnya Noor (cahaya), dan Noorul Islam (Cahaya islam) atau Nurulluddin (Cahaya Islam).<br />
3.    Pilih nama yang mengandung rhythm dan ukuran yang enak didengar seperti Ismail, Israel, Sulaiman, Ahmad, dll.<br />
4.    Berbau sejarah : Berikan nama berdasarkan tahun lahir dan tanggal lahir mereka dan kombinasikan dengan nama yang baik sehingga nama anak tersebut akan menjadi sangat indah.<br />
<span id="more-188"></span><br />
Ingatlah bahwa nama Islam adalah nama yang mengandung makna, jadi janganlah dipendekkan atau dialihkan menjadi nama lainnya.</p>
<p>Contohnya nama Muhammad, dengan memendekkannya menjadi Mahmad akan mencerminkan bahwa kita tidak menghargai nabi kita.</p>
<p>Silahkan download:<br />
- <a href="http://www.4shared.com/file/142343641/a60c5920/Nama-Islami.html">Nama-nama islami yang dianjurkan</a><br />
- <a href="http://www.4shared.com/file/142344981/9c3269a8/Nama-namayangdilarangdalamIslam.html">Nama-nama islami yang dilarang dalam Islam.</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwansoul.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwansoul.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwansoul.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwansoul.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwansoul.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwansoul.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwansoul.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwansoul.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwansoul.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwansoul.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwansoul.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwansoul.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwansoul.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwansoul.wordpress.com/188/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=188&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/21/tips-memberi-nama-bayi-muslim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40d47609a579ca32aa18811e291916cf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwansoul</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>20 Amalan Murah Rezeki</title>
		<link>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/21/20-amalan-murah-rezeki/</link>
		<comments>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/21/20-amalan-murah-rezeki/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 04:17:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikhwansoul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Amalan]]></category>
		<category><![CDATA[Rezeki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikhwansoul.wordpress.com/?p=185</guid>
		<description><![CDATA[Amalan-amalan ini menjadi sebab Allah limpahi hamba-Nya dengan keluasan rezeki dan rasa kaya dengan pemberian-Nya. Berdasarkan konsep rezeki yang telah diperkatakan, Allah memberi jalan buat setiap hamba-Nya untuk memperolehi rezeki dalam pelbagai bentuk yang boleh menjadi punca kebaikan dunia dan akhirat. Di antaranya: 1. Jaga ibadah Allah tidak sia-siakan pengabdian diri hamba-Nya, seperti firman-Nya dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=185&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Amalan-amalan ini menjadi sebab Allah limpahi hamba-Nya dengan keluasan rezeki dan rasa kaya dengan pemberian-Nya.</p>
<p>Berdasarkan konsep rezeki yang telah diperkatakan, Allah memberi jalan buat setiap hamba-Nya untuk memperolehi rezeki dalam pelbagai bentuk yang boleh menjadi punca kebaikan dunia dan akhirat. Di antaranya:</p>
<p>1.       Jaga ibadah<br />
Allah tidak sia-siakan pengabdian diri hamba-Nya, seperti firman-Nya dalam hadis qudsi: “Wahai anak Adam, sempatkanlah untuk menyembah-Ku maka Aku akan membuat hatimu kaya dan menutup kefakiranmu. Jika tidak melakukannya maka Aku akan penuhi tanganmu dengan kesibukan dan Aku tidak menutup kefakiranmu.” (Riwayat Ahmad, Tirmizi, Ibnu Majah dan al-Hakim dari Abu Hurairah r.a.)<br />
<span id="more-185"></span><br />
2.        Memperbanyak istighfar<br />
Istighfar adalah rintihan dan pengakuan dosa seorang hamba di depan Allah, yang menjadi sebab Allah jatuh kasih dan kasihan pada hamba-Nya lalu Dia berkenan melapangkan jiwa dan kehidupan si hamba. Sabda Nabi s.a.w.: “Barang siapa memperbanyak istighfar maka Allah s.w.t akan menghapuskan segala kedukaannya, menyelesaikan segala masalahnya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka.” (Riwayat Ahmad, Abu Daud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan al-Hakim dari Abdullah bin Abbas r.a.)</p>
<p>3.        Tinggalkan perbuatan dosa<br />
Istighfar tidak laku di sisi Allah jika masih buat dosa. Dosa bukan saja membuat hati resah malah menutup pintu rezeki. Sabda Nabi s.a.w.: “… dan seorang lelaki akan diharamkan baginya rezeki kerana dosa yang dibuatnya.” (Riwayat at-Tirmizi)</p>
<p>4.        Sentiasa ingat Allah<br />
Banyak ingat Allah buatkan hati tenang dan kehidupan terasa lapang. Ini rezeki yang hanya Allah beri kepada orang beriman. Firman-Nya: “(iaitu) orang-orang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingati Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah hati menjadi tenteram.” (Ar-Ra’d: 28)</p>
<p>5.        Berbakti dan mendoakan ibu bapaDalam hadis riwayat Imam Ahmad, Rasulullah s.a.w. berpesan agar siapa yang ingin panjang umur dan ditambahi rezekinya, hendaklah berbakti kepada ibu bapanya dan menyambung tali kekeluargaan. Baginda s.a.w. juga bersabda: “Siapa berbakti kepada ibu bapanya maka kebahagiaanlah buatnya dan Allah akan memanjangkan umurnya.” (Riwayat Abu Ya’ala, at-Tabrani, al-Asybahani dan al-Hakim)Mendoakan ibu bapa juga menjadi sebab mengalirnya rezeki, berdasarkan sabda Nabi s.a.w.: “Apabila hamba itu meninggalkan berdoa kepada kedua orang tuanya nescaya terputuslah rezeki (Allah) daripadanya.” (Riwayat al-Hakim dan ad-Dailami)</p>
<p>6.        Berbuat baik dan menolong orang yang lemah<br />
Berbuat baik kepada orang yang lemah ini termasuklah menggembirakan dan meraikan orang tua, orang sakit, anak yatim dan fakir miskin, juga isteri dan anak-anak yang masih kecil. Sabda Nabi s.a.w.: “Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki melainkan kerana orang-orang lemah di kalangan kamu.” (Riwayat Bukhari)</p>
<p>7.        Tunaikan hajat orang lain<br />
Menunaikan hajat orang menjadi sebab Allah lapangkan rezeki dalam bentuk tertunainya hajat sendiri, seperti sabda Nabi s.a.w.: “Siapa yang menunaikan hajat saudaranya maka Allah akan menunaikan hajatnya…” (Riwayat Muslim)</p>
<p>8.        Banyak bersholawat<br />
Ada hadis yang menganjurkan berselawat jika hajat atau cita-cita tidak tertunai kerana selawat itu dapat menghilangkan kesusahan, kesedihan, dan kesukaran serta meluaskan rezeki dan menyebabkan terlaksananya semua hajat. Wallahu a’lam.</p>
<p>9.        Buat kebajikan banyak-banyak<br />
Ibnu Abbas berkata: “Sesungguhnya kebajikan itu memberi cahaya kepada hati, kemurahan rezeki, kekuatan jasad dan disayangi oleh makhluk yang lain. Manakala kejahatan pula boleh menggelapkan rupa, menggelapkan hati, melemahkan tubuh, sempit rezeki dan makhluk lain mengutuknya.”</p>
<p>10.     Berpagi-pagi Menurut Rasulullah s.a.w., berpagi-pagi (memulakan aktivitas harian sebaik-baik selesai Sholat Subuh berjemaah) adalah amalan yang berkat.</p>
<p>11.     Menjalin silaturrahim Nabi s.a.w. bersabda: “Barang siapa ingin dilapangkan rezekinya dan dilambatkan ajalnya maka hendaklah dia menghubungi sanak-saudaranya.” (Riwayat Bukhari)</p>
<p>12.     Menjaga Whuduk<br />
Seorang Arab desa menemui Rasulullah s.a.w. dan meminta pedoman mengenai beberapa perkara termasuk minta dimurahkan rezeki oleh Allah. Baginda s.a.w. bersabda: “Sentiasalah berada dalam keadaan bersih (dari hadas) niscaya Allah akan memurahkan rezeki.” (Diriwayatkan daripada Sayidina Khalid al-Walid)</p>
<p>13.     Bersedekah<br />
Sedekah mengundang rahmat Allah dan menjadi sebab Allah buka pintu rezeki. Nabi s.a.w. bersabda kepada Zubair bin al-Awwam: “Hai Zubair, ketahuilah bahawa kunci rezeki hamba itu ditentang Arasy, yang dikirim oleh Allah azza wajalla kepada setiap hamba sekadar nafkahnya. Maka siapa yang membanyakkan pemberian kepada orang lain, nescaya Allah membanyakkan baginya. Dan siapa yang menyedikitkan, nescaya Allah menyedikitkan baginya.” (Riwayat ad-Daruquthni dari Anas r.a.)</p>
<p>14.     Melakukan sholat malam (tahajud)<br />
Ada keterangan bahawa amalan Sholat tahajjud memudahkan memperoleh rezeki, menjadi sebab seseorang itu dipercayai dan dihormati orang dan doanya dimakbulkan Allah.  </p>
<p>15.     Melakukan Sholat Dhuha Amalan Sholat Dhuha yang dibuat waktu orang sedang sibuk dengan urusan dunia (aktiviti harian), juga mempunyai rahsia tersendiri. Firman Allah dalam hadis qudsi: “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (Sholat Dhuha), nanti pasti akan Aku cukupkan keperluanmu pada petang harinya.&#8221; (Riwayat al-Hakim dan Thabrani)</p>
<p>16.     Bersyukur kepada AllahSyukur ertinya mengakui segala pemberian dan nikmat dari Allah. Lawannya adalah kufur nikmat. Allah berfirman: &#8220;Demi sesungguhnya! Jika kamu bersyukur, nescaya Aku tambahi nikmat-Ku kepadamu, dan demi sesungguhnya jika kamu kufur, sesungguhnya azab-Ku amat keras.&#8221; (Ibrahim: 7) Firman-Nya lagi: “… dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (Ali Imran: 145)</p>
<p>17.     Mengamalkan zikir dan bacaan ayat Quran tertentu<br />
Zikir dari ayat-ayat al-Quran atau asma’ul husna selain menenangkan, menjenihkan dan melunakkan hati, ia mengandungi fadilat khusus untuk keluasan ilmu, terbukanya pintu hidayah, dimudahkan faham agama, diberi kemanisan iman dan dilapangkan rezeki.</p>
<p>Misalnya, dua ayat terakhir surah at-Taubah (ayat 128-129) jika dibaca secara konsisten tujuh kali setiap kali lepas Sholat, dikatakan boleh menjadi sebab Allah lapangkan kehidupan dan murahkan rezeki.</p>
<p>Salah satu nama Allah, al-Fattah (Maha Membukakan) dikatakan dapat menjadi sebab dibukakan pintu rezeki jika diwiridkan selalu; misalnya dibaca “Ya Allah ya Fattah” berulang-ulang, diiringi doa: “Ya Allah, bukalah hati kami untuk mengenali-Mu, bukalah pintu rahmat dan keampunan-Mu, ya Fattah ya &#8216;Alim.” Ada juga hadis menyebut, siapa amalkan baca surah al-Waqi’ah setiap malam, dia tidak akan ditimpa kepapaan. Wallahu a’lam.  </p>
<p>18.     Berdoa<br />
Berdoa menjadikan seorang hamba dekat dengan Allah, penuh bergantung dan mengharap pada rahmat dan pemberian dari-Nya. Dalam al-Quran, Allah suruh kita meminta kepada-Nya, nescaya Dia akan perkenankan.</p>
<p>19.     Berikhtiar sehabisnya<br />
Siapa berusaha, dia akan dapat. Ini sunnatullah. Dalam satu hadis sahih dikatakan bahawa Allah berikan dunia kepada orang yang dicintai-Nya dan yang tidak dicintai-Nya, tapi agama hanya Allah beri kepada orang yang dicintai-Nya saja. (Riwayat Ahmad, Ibnu Abi Syaibah dan al-Hakim)</p>
<p>Bagi orang beriman, tentulah dia perlu mencari sebab-sebab yang boleh membawa kepada murah rezeki dalam skop yang luas. Misalnya, hendak tenang dibacanya Quran, hendak dapat anak yang baik dididiknya sejak anak dalam rahim lagi, hendak sihat dijaganya pemakanan dan makan yang baik dan halal, hendak dapat jiran yang baik dia sendiri berusaha jadi baik, hendak rezeki berkat dijauhinya yang haram, dan sebagainya.</p>
<p>20.     Bertawakal<br />
Dengan tawakal, seseorang itu akan direzekikan rasa kaya dengan Allah. Firman-Nya: “Barang siapa bertawakal kepada Allah, nescaya Allah mencukupkan (keperluannya).” (At-Thalaq: 3)</p>
<p>Nabi s.a.w. bersabda: “Seandainya kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, nescaya kamu diberi rezeki seperti burung diberi rezeki, ia pagi hari lapar dan petang hari telah kenyang.” (Riwayat Ahmad, at-Tirmizi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, al-Hakim dari Umar bin al-Khattab r.a.)  </p>
<p>Kesemua yang disebut di atas adalah amalan-amalan yang membawa kepada takwa. Dengan takwa, Allah akan beri “jalan keluar (dari segala perkara yang menyusahkan), dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak terlintas di hatinya.” (At-Talaq: 2-3)<br />
Pendek kata, bagi orang Islam, untuk murah rezeki dalam ertikata yang sebenarnya, kuncinya adalah buat amalan-amalan takwa. Amalan-amalan ini menjadi sebab jatuhnya kasih sayang Allah, lalu Allah limpahi hamba-Nya dengan keluasan rezeki dan rasa kaya dengan pemberian-Nya.<br />
<em>Sumber http://forum.asyraaf.net/viewthread.php?tid=1559&amp;extra=page%3D2</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikhwansoul.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikhwansoul.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikhwansoul.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikhwansoul.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikhwansoul.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikhwansoul.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikhwansoul.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikhwansoul.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikhwansoul.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikhwansoul.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikhwansoul.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikhwansoul.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikhwansoul.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikhwansoul.wordpress.com/185/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikhwansoul.wordpress.com&amp;blog=9014485&amp;post=185&amp;subd=ikhwansoul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikhwansoul.wordpress.com/2009/10/21/20-amalan-murah-rezeki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/40d47609a579ca32aa18811e291916cf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikhwansoul</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
